Kisah Kasih Tanpa Batas Seorang Ibu Renta, Merawat Anaknya yang Mengalami Disabilitas Sejak Lahir

Cianjur – Di desa yang tenang dan jauh dari hingar bingar kota. Saat Tim LAZ Al Bahjah Barat tengah mendistribusikan mukena untuk menyampaikan amanat dari para donatur di desa Cikancana, Cianjur . Sebuah rumah kayu sederhana di puncak bukit, menarik langkah kami untuk bertemu sang penghuni.

Di sana, ada seorang wanita bersama putri bungsunya, bernama Irma (35 tahun) yang menyandang disabilitas sejak lahir.

Bu Yayah dan Anak bungsunya (Irma)

Bu Yayah, nama wanita tangguh yang tidak pernah menyerah merawat putri kesayangannya itu, memiliki keterbatasan ekonomi dan kesehatan. Ibu Yayah sudah tidak kuat berjalan dengan kedua kakinya. Untuk mencapai kamar mandi dan dapur saja, beliau harus beringsut-ingsut menggunakan tangan demi menggerakkan tubuh ke tujuan.

Sebelum kesehatannya memburuk, ibu Yayah merupakan  seorang petani yang sibuk di kebun saban waktu. Namun, sejak kakinya tidak bisa berdiri dengan tegak tanpa bantuan tongkat, beliau hanya bisa mengandalkan anak serta tetangganya untuk mendapatkan sesuap nasi.

“Kalau Irma minta jajan. Sering tidak ada uang, saya suka minta pada anak-anak saya yang lain. Kadang juga dari warga.” ujarnya dengan mata berlinang.

Menjadi Penerima Manfaat

Bu Yayah mengatakan bahwa sejak suaminya meninggal 4 tahun lalu, ia bersama Irma hanya tinggal berdua di rumah. Memandikan, menyuapi dan mengurus semua keperluan anaknya dengan keterbatasan yang harus ia hadapi.

keadaan kamar mandi bu Yayah

Pernah suatu hari, Ibu Yayah jatuh saat mandi. Beliau sempat tidak sadarkan diri. Untung, sang anak (Irma) mengetahui hal itu dan langsung berteriak meminta bantuan.

“Pas sadar, ibu sudah dikerumuni banyak orang,” ungkapnya.

Ketua RT. 03 desa Cikancana, Pak Iwan juga mengatakan bahwa ia tidak bisa membantu banyak. Ia hanya bisa mengusahakan bantuan yang disediakan oleh pemerintah untuk Ibu Yayah dan memprioritaskan warga desanya tersebut.

“Saya ingin membantu lebih, tapi keadaan ekonomi saya juga pas-pasan.”

Saat mengunjungi rumah panggung Bu Yayah, wanita lanjut usia berhijab coklat itu tampak amat bahagia kala menjadi salah satu penerima manfaat program di LAZ Al Bahjah Barat. Ia sangat bersyukur mendapatkan mukena, yang bisa dikenakan untuk ibadah di bulan Ramadhan nanti.

“Terima kasih, semoga Allah balas dengan beribu keberkahan,” ucap Bu Yayah dengan senyum manis di wajah sepuhnya.

Mari Bantu Bu Yayah dan Orang-Orang Seperti Beliau

Saat ini, kita bisa menjadi bagian dari perjuangan Bu Yayah. Kepedulian kita bisa menghadirkan bantuan sembako yang sangat ia butuhkan selama Ramadhan. Selain itu, beliau juga membutuhkan kruk/tongkat penyangga untuk memudahkannya berjalan.

Dibutuhkan 30 Orang baik untuk mengumpulkan Rp. 50.000/orang agar terkumpul Rp.1.500.000. demi membantu memenuhi kebutuhan beliau Selama Ramadhan.

Mari bersama ringankan beban kehidupan Bu Yayah dan orang2 seperti Bu Yayah. Sedikit dari kita, begitu berarti bagi mereka.

https://lazalbahjahbarat.id/campaign/ayobantumereka

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *